Skip to main content

Grow Up Part II

Yeah, come back again with rutinitas seperti biasanya..apakah itu..umm melihat lowongan baru, maen games, sdikit blajar, and pray much..tp itu semua ga cukup..karena saingan di antara job seeker kian banyak, klu kita hanya mengandalkan ijasah dan IPK saja, yakin deh lama dapetnya. We must prepare a lot, terutama to increase our level in knowledge base on education background, mksdnya, kalo kita pingin kerja di bagian HRD ato SDM so pasti kudu baca and mendalami dulu seputar masalah SDM, karena biasanya nie, saat wawancara bahkan saat tes tertulis pun keluar tuh pertanyaan mengenai apa itu sdm, teori2nya, seputar rekrutment dll.

Sperti pengalaman tes kemarin di PTPN IX PERSERO di jogya, setelah di beri hidangan dengan sejumlah psikotes yg bikin tangan pegel, akhirnya di banjiri dengan tes tertulis berbentuk pilihan ganda yg semuanya bertanya ttg teori sdm plus teori kepribadian. ahh so for all psychology graduate, please, please, i reccomend you to not forget about personality theory, that is our basic!!..^_^

Wow, this is a long journey, i mean, di hitung-hitung sudah hampir 12 kali aq ikut tes dan wawancara, tapi tempat yg aq ingin masuki itu belum di kasih sama Allah. Tes paling jauh adalah di Yogya kemarin, sebelumnya di cikarang, bekasi dan jakarta. Y allah apakah semuanya ini adalah perjalanan hati?, tapi tempat mana yg harus aqu labuhi?sungguh masih menjadi misteri.

Sebenarnya, kmrin ada satu perusahaan yaitu PT Almasindo yg memanggilku, dan mereka sudah akan meng-hire menjadi karyawannya di bagian personalia, tapi dengan sangat-sangat berat hati, aq menolaknya, WHY??  umm well gimana ya, aq pribadi sbnarnya tdk keberatan untuk mencoba satu tahun bekerja di sna, tapi di pikir lagi, aq masih punya kesempatan lain yg mungkin lbih bagus. Klu sudah bekerja di sna nanti, aq tdk akan mngkin punya kesempatn lagi untuk ikut tes di BUMN atau CPNS. Bukannya aq tak ingin mengambil resiko, justru ini adalah salah satu jalan untuk menantang diriku sendiri, apakah aku bisa bekerja di tempat yang memang terbaik, dan dengan begitu pula aku harus memaksa diriku yg malas ini, bekerja keras untuk mndapatkn yg terbaik. Ya mungkin kdengarannya terlalu idealis, tpi fakta membuktikan bahwa hanya orang-orang yg berani dan bekerja keras serta mengambil resikolah yg bisa sukses.

Bukannya naif, memilih-milih pekerjaan, padahal apa sie yang aq bisa, tapi, mencoba dan berusaha selama masih ada kesempatan, wajar toh, dalam memilih jodoh saja pasti akan ada banyak pertimbangan sebelum memutuskan, begitu pun dngan pekerjaan, menurut qu, harus di pikir terlebih dulu dgn bijaksana agar tak menyesal di kemudian hari.

well..namanya jg belajar tumbuh dewasa, meski pahit, yg penting prosesnya, selama kita mau terus berusaha, pasti ada jalan, dan aq yakin itu, saaangaat yakin, insya allah, Allah pasti akan menunjukkannya, amieen.
biarpun usia segini msh tinggl bersama dgn orgtua, tpi aq brusaha untuk bisa mandiri dlm berpikir dan membantu apa yg seharusnya bisa aq bantu. betul sekali usia seperti ini, pasti akan muncul suatu keinginan untuk lepas dri orgtua seluruhnya, begitupun saya, saya ingin pergi dr rumh, mulai belajar hidup sendiri, tapi aq tau, pasti hal itu ada waktunya, dan aq yakin waktunya pasti sebentar lagi. Yakin dan harapan, itulah yg bisa membuatku hidup dalam kesulitan hidup ini.^_^  (kok jadi kayak pak mario teguh,,hihih..) biar ah ga ada yg baca juga..klu pun ada yg nyasar baca tulisan ini, ga akan d anggap serius kayaknya,,hehe

Last Word...keep fighting and spirit!!,,,,Allah bless all..amiin...

Comments