Skip to main content

Lubang Hitam...

I know, bersikap ikhlas dan ridho dengan keputusanNya masih sulit bagiku saat ini. Terkadang hati dan pikiranku bisa sejernih kaca, selembut kapas, saat-saat di mana tubuh ku seakan-akan melayang dan menari di udara tanpa merasa khawatir sedikitpun dengan badai dan ombak kehidupan. Namun, saat aku terjatuh dan saat oranglain mulai mentertawakanku, itulah "the scary moments" yang bisa kau lihat dalam diriku. Kaca itu mulai bergetar hingga retak, bahkan seringkali pecah, kapas-kapas yang lembut itu berterbangan menghalangi pandangan seperti debu kapuk yang membuatmu terbatuk dan sulit bernapas. Tarian indah yang melambung di udara berubah menjadi tarian depresi yang membelah jiwa dan sangat mematikan.....the worst is it can kill you to death!!...

Entah apa yang terjadi pada diri ini Tuhan, Tuhan, mengapa hatiku selalu gelisah, bahkan aku merasa tak pernah berhenti gelisah...saat aku membaca kalimat-kalimat motivasional itu, aq sepertinya mengerti, tapi aq selalu tak bisa melakukannya dengan benar...

Tuhan, masih ingatkah kau dengan diriku, yang sejak kecil sering melamun di kamar dan di atas genting, berpikir tentang diriMu, sambil melihat indahnya awan...saat itu aku melihat semuanya indah, aq sering bertanya apa yang ada di balik awan itu, apakah Tuhan ada di sana. Sering aku melihat awan itu membentuk wajah yang tersenyum, atau binatang, kursi, seorang wanita, balon, yaah semua benda yang sudah tersimpan dalam memori seorang anak berumur 8 tahun. Namun, saat itu aku merasa bahwa kau sedang berkomunikasi dengan diriku lewat awan-awan itu...Y Tuhan, itulah moment paling bahagia yang bisa aku rasakan, dunia begitu indah and it is feel so warm...Y
Tuhan, apa yang sedang kau rencanakan untuk hidupku,,aq tak bisa melihat keindahan itu lagi sekarang, dunia telah berubah, begitupun manusianya,,,aku tak merasakan kenyamanan lagi Tuhan...

Y Allah, tolonglah, bagaimana cara aku bisa menerima semua ini...aku ingin menari kembali...aku ingin berguna untuk orang lain, aku ingin menolong orang lain, Tuhan, hanya Kau yang mengerti dan tau bagaimana diriku, Tuhan, aku takut berubah menjadi seseorang yang buruk dan tak berguna....Tuhan, Tuhan, Tuhan, aku sayang pada Mu Tuhan, aku tak mau Engkau meninggalkan aku, Tuhan, aku tau aq sering berbuat salah, seriing sekali hingga kesalahan itu hampir saja membuatku beku...Tuhan, Tolong cabut "the black hole" dalam diriku ini, Y Allah, aku tak sanggup jika kaca itu harus retak kembali, kaca itu telah menyakitiku Tuhan, Tuhan, aku yakin engkau tak seburuk seperti yang mereka katakan, bahwa jika aku terus seperti ini, maka Tuhan akan marah padaku, dan malah memberikan cobaan yg lebih berat lagi, tidak Tuhan, tidak, aku yakin kau tidak seperti itu, sebelum melakukannnya engkau pasti akan memastikan dgn sebenar-benarnya, apakah seseorang layak mendapatkn hukuman seperti itu. dan Kau tau pasti apa yang ada dalam hatiku Tuhan, kau yang lebih tau mengapa kaca itu seringkali retak, Y Tuhan, aku yakin Kau masih di sana, Y Tuhan, satu permohonanku, aku mohon, jangan pernah tinggalkan diriku ataupun marah padaku meskipun saat aqu berbuat salah terhadapmu, aku mohon Tuhan, karena kau tau, sesungguhnya aku tak pernah mau berada di posisi itu, aku tak pernah mau...

Tuhan, tolong kembalikan cahaya itu Y Tuhan, kau tau bahwa aku tidak akan menggunakannya untuk menerangi jalanku sendiri, tapi juga untuk membantu yang lainnya...Tuhan, Tuhan...give me a power untuk bisa lebih ridho dan ikhlas, dan tdk mudh terpancing dgn perkataan orang lain...Tuhan, aku ingn naek kelas seperti yg lain....Tuhan, dont let me drawn to my own dark soul....amin