Skip to main content

Bagaimana menyempurnakan 1/2 Dien?

I just see my friends write in her status like this :
Ketika ada niat untuk menggenapkan 1/2 dien, semoga bukan karena "kepanasan" lihat banyak teman yang sudah menikah, bukan pula utk membuktikan "Aku juga bisa menikah", bukan utk menunjukan siapa pilihan kita, bukan pula krn deadline usia, memenuhi target, atau niat lain yg bersifat duniawi. Niat itu harus jauh lebih mulia nilainya dihadapanNya#Setelah sering menghadiri walimatul 'ursy Sahabat2ku
 Saya sangat setuju dengan pendapatnya, recently, banyak sekali teman-teman seangkatan yang baru saja menikah. Dan masih ada juga yang masih single alias belum menikah. Jika teman wanita berkumpul, obrolannya pasti tidak akan jauh dari seputar "kapan menikah". Terkadang ada yang merasa "kepanasan" untuk segera menikah karena terkejar deadline usia. Well, semua alasan itu sah-sah saja dan tergantung pada persepsi atau nilai-nilai yang dipegang. Sebagai manusia terutama perempuan dimanapun dan kapanpun, meski ia seorang wanita karier yang mandiri sekalipun pasti terbersit di hatinya untuk segera menikah, apalagi jika melihat usianya sudah tak muda lagi.

Dari semua alasan atau niat yang disebutkan di atas, contohnya, saya akan menikah karena usia saya sudah tak muda lagi, malu ah sama teman-teman yang lain, nanti di bilangnya perawan tua, atau yup betul hanya untuk sekedar menunjukkan pada yang lainnya bahwa saya bisa menikah, ini loh pilihan kita, pokoknya target usia segini harus menikah, dan yang lainnya. Well, semuanya itu dikembalikan lagi pada diri anda sendiri. Anda tau mana yang terbaik yang harus dilakukan, hanya saja ada beberapa teman-teman kita yang insyaallah sholeh hatinya, sekedar ingin mengingatkan, bahwa toh bagaimanapun dari semua alasan diatas, di mata Allah SWT yang paling mulia adalah pastinya alasan yang berlandaskan karena keimanan dan kecintaan kita padaNya, yang semata-mata hanya untuk menggapai RidhoNya. Bukan sekedar untuk pengakuan di mata masyarakat atau status sosial saja.

So, bagaimana dengan anda? InsyaAllah, semoga Allah selalu memberikan jalanNya yang terbaik untuk setiap hamba-hambaNya yang senantiasa mengingatNya, kembali padaNya, taat dan takut hanya kepadaNya, serta selalu bersyukur dan ridho atas ketetapanNya, Amiien Y Allah....Jya, kapan hari itu akan datang, well, manusia hanya bisa berencana dan berusaha, Allah jualah yang menentukan. Sambil menunggu dengan penuh kesabaran, sahabat saya memberikan sedikit nasehat, "perbaikilah dirimu terlebih dahulu, jadilah wanita yang sholeh, maka Allah akan memantaskannya untukmu, dan jangan jadikan materi sebagai landasan dalam mencari pasangan, carilah suami yang sholeh, harta bukanlah ukuran, jika keduanya sholeh insyaallah Allah SWT pasti akan memberkahi keduanya dengan kesejahteraan yang lebih baik"  (nasehat ini saya dapatkan dari Bapak dan Ibu haji, teman satu kursi di pesawat ketika pulang dari Jeddah kemarin, subhanallah, apa yang telah Engkau ajarkan padaku..tiada duanya...hanya bisa berharap semoga semuanya berjalan baik, lancar dan penuh berkah, kabulkanlah Y Allah, amienn..)

Comments