Skip to main content

Polusi Cahaya, Pudarnya Sinar di Langit

Kalian pernah dengar tidak polusi cahaya?...ternyata selain udara, tanah, dan air, cahaya pun bisa terkena polusi loh. Pertama kali mendengarnya rasanya humm "emang ada ya..?", tapi setelah disimak baik-baik ternyata polusi cahaya juga bisa berbahaya bagi lingkungan dan kehidupan manusia.


Polusi cahaya adalah suatu kondisi dimana suatu cahaya yang bersumber dari cahaya buatan (artifisial) dan cahaya alami yang berlebihan, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan (Bosscha, ITB). Biasanya, polusi cahaya ini muncul akibat penggunaan lampu-lampu di luar rumah yang sifatnya artifisial, seperti lampu penerang jalan, lampu taman, lampu reklame, lampu dekorasi, lampu stadion olahraga, dan lain-lain. Terutama lampu-lampu yang dipasang secara tidak tepat dan tidak efektif.

Coba perhatikan pada malam hari, saat kita berdiri di dataran yang tinggi dan melihat ke seluruh penjuru kota, maka yang akan terlihat adalah lautan cahaya atau sinar yang berasal dari lampu-lampu penerangan, baik itu dari dalam rumah penduduk ataupun gedung-gedung lainnya, seperti di bawah ini...


night light....picture taken from here


polusi cahaya...picture from this 
 
Jika kita lihat dari kedua gambar di atas, seolah-olah kota ditutupi oleh sinar yang berasal dari banyak lampu. Akibat yang paling sederhana dan bisa kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari adalah jarangnya bintang dan benda langit yang dapat kita lihat pada malam hari.

Aku ingat saat masih kecil, umm mungkin sekitar usia 6-7 tahun, aku selalu berlari ke genteng (yang sekarang sudah bermetamorfosis menjadi lantai dua...), saat aku ingin sendiri dan bertanya tentang teka-teki alam, aku tinggal menengadah ke langit, bertanya ada apa di sana...dan ku lihat beberapa bintang berkerlap-kerlip, bahkan pernah satu kali aku melihat bintang seolah-olah jatuh dari langit...(*katanya kalau lihat bintang jatuh, kita harus make a wish...hahaha..saya lupa waktu itu make a wish ngga ya..umm kayaknya sie kalaupun make a wish, pasti dulu wishnya ngga jauh-jauh dari, "Tuhan, aku pingin ke Disney Land"..hahaha...alhamdulillah belum kesampean eung *_*...Insya Allah nanti kita ke sana yaa ^^Aamiin Ya Rabb..Yaa, saat itu langit adalah sahabat ke-dua ku...
Namun, waktu demi waktu, kebiasaan itu pun hilang...apalagi sekarang...mau lihat langit dari mana...@_@, sebenarnya bisa saja dari lantai tiga, *alias tempat jemuran, tapi karena ngga ada lampu, suka takut kalau malam-malam sendiri ke atas, bukan takut hantu, tapi takut tikusss...ahahahaha...boleh lah nanti kita coba sekali-kali yaaa....hihihi...


Nah, lampu-lampu penerangan yang menyala pada malam hari terutama dengan sistem penerangan yang tidak tepat, maka sinarnya akan berpendar atau terhambur ke atas secara percuma, akibatnya menjadi pemborosan energi..dan langit pun tidak bertabur bintang lagi *_*....karena tertutupi oleh selaput sinar terang dari cahaya lampu...
Mau tahu darimana asalnya sumber-sumber polusi cahaya, mari kita chekidotss...

Ada empat sumber atau jenis polusi cahaya yang saya temukan dari beberapa website, diantaranya dari website Bosscha dan Langit Selatan. Sumber tersebut adalah:
  1. Light Trespass..Cahaya yang datang dari lampu di luar rumah kita (misalnya lampu rumah tetangga) yang berlebihan dan mengenai rumah kita, sehingga membuat kita sulit untuk tidur dan menghalangi jarak pandang,
  2. Clutter, sumber cahaya buatan di kota-kota yang menyebabkan gangguan penglihatan, misalnya lampu pada papan reklame, bangunan, lampu taman ataupun lampu jalan,
  3. Glare atau pendar cahaya yang menyilaukan, sehingga membuat mata kita tidak nyaman dan membuat penglihatan mata kita berkurang,
  4. Sky Glow atau cahaya langit perkotaan, sehingga langit menjadi terang pada malam hari. 
Nah, ke-empat sumber itulah yang bisa menyebabkan polusi cahaya. Sekarang apa sie dampak dari polusi cahaya itu, apa hanya sebatas bintang yang tak terlihat pada malam hari?...ternyata tidak, polusi cahaya juga dapat menganggu sistem alam manusia dan hewan, bahkan navigasi para burung di malam hari...
Dampak-dampaknya adalah sebagai berikut: 

picture from here (perbedaan langit yang gelap dengan langit yang terang)
  • Dampak astronomi, yang paling dirugikan dalam polusi cahaya adalah para astronom yang merasa kesulitan dalam melihat situasi benda langit terutama malam hari. Langit yang terang akibat sinar lampu, tidak dapat memberikan pemandangan atau petunjuk yang jelas akan suatu bintang. Perbedaan antara kondisi langit terang dengan langit yang gelap ditunjukkan pada gambar di atas. Gambar sebelah kiri adalah kondisi dimana langit gelap dan tidak terkontaminasi dengan polusi cahaya, sehingga kita bisa dengan jelas melihat rasi bintang orion. Sedangkan gambar sebelah kanan, dimana langit begitu terang akibat terhalang oleh polusi cahaya, sehingga kita tidak bisa melihat bintang..(Coba sekali-kali lihat langit di atas rumahmu pada malam hari, apakah masih bisa terlihat bintang di sana...? kalau tidak jelas seperti dalam gambar, berarti di daerah rumah kita bisa jadi sudah terkena polusi cahaya...)
  • Dampak bagi Hewan. Pada jenis burung tertentu, suatu waktu mereka akan berpindah tempat (migrasi) ke daerah yang lebih hangat lalu kembali ke tempatnya semula. Nah, burung-burung ini menggunakan magnet bumi sebagai petunjuk jalan (kompas) bagi keperluan navigasi mereka serta rasi bintang dan cahaya bulan sebagai petanya. Perjalanan yang harus mereka tempuh itu saaaangat jauh, yaitu antar benua, dan jaraknya bisa ratusan kilometer, *kebayang khan kalau kite yang jalan kaki menyebrangi lautan antar benua, haduhh bisa kelellleep. Dalam perjalanannya, cahaya bintang dan bulan lah yang menjadi guide bagi burung-burung tersebut, so bayangkan, kalau sampe sinar bintang ame bulannya ngga keliatan atau reduup, waahh bisa jumpalitan para burung itu...ntar malah nabrak gedung atau gunung kayak pesawat sukhoi, heee...kasian khan. Binatang lain yang harus merasakan hal yang sama adalah serangga..why..? Pernah liat serangga pada ngumpul deket lampu?, nah, saya pikir serangga itu memang tertarik pada lampu atau sinar, makanya kalau ada serangga biasanya di kampung nenek saya dulu, suka dimatiin lampunya biar serangganya pada pergi. Ternyata dari artikel yang saya baca, serangga itu bukan hanya tertarik pada lampu, tapi sudah terobsesi. Layaknya gadis remaja yang terobsesi pada group Smash, pinginnya nempeeelll terus kayak perangko, hihihihi, bercanda. Lama kelamaan serangga yang terbang bersama dengan serangga lainnya di sekitar lampu, akan merasa kelelahan, buta, bahkan mati terpanggang karena panas. *Duuh kok jadi inget nasib para fans boyband-boyband jaman dulu yang mati keinjek atau pingsan waktu nonton konser ya...weleh-weleh...(pagi para pecinta boyband jangan kesindir ya, saya kan lagi nyeritain serangga, hehe). Sebuah studi di Amerika (Bosscha, ITB) menyatakan, bahwa rata-rata setiap lampu jalan di malam hari dapat membunuh serangga sebanyak 150. Berarti kalau satu tahun berapa yaa...ayo kita hitung, 150X30 hari = 4500X12 = 54.000 ekor serangga yang mungkin akan mati dalam waktu satu tahun akibat lampu di jalanan. Nah, sekarang kalau misalnya ada 50 lampu di daerah itu, berarti ada 2.700.000 ekor serangga yang terbunuh dalam satu tahun. Ini masih hitungan dalam satu daerah, bagaimana kalau di seluruh kota, negara, dan duniaaa....waaah bisa ampe ratusan juta lebih serangga yang mati dalam setahun ya. Matinya serangga bagi manusia, mungkin ngga terlalu ngaruh banyak, bahkan bagi sebagian orang mungkin malah seneng ngga ada serangga yang ganggu lagi, tapiiii bagaimana dengan hewan-hewan lain seperti katak, burung, cecak, atau kelelawar yang akan kehilangan sebagian "makanan"nya...hehehe. Kalau makanannya udah abis, paling nanti mereka cari alternatif lain, yaitu darah kita...haaaa serreem ah...hihihi...*emang nyamuuukk ngigit...
  • Dampak bagi manusia. Nah, lalu apakah dampaknya bagi manusia..? umm saya pernah dengar kalau tidur itu lebih sehat jika lampu dimatikan, ternyata hal ini ada hubungannya dengan siklus hormon kita. Terangnya cahaya malam akan membuat siklus hormon manusia sedikit berubah, dan perubahan ini akan berdampak pada kesehatan serta psikologis manusia. Cahaya yang berlebih juga dapat mengakibatkan kita kesulitan tidur dan cahaya yang menyilakukan bisa berdampak kurang sehat pada penglihatan kita. Sebenarnya terang dan gelap di siang dan malam hari juga diperlukan manusia untuk mempertahankan produksi hormon yang sehat, menjaga jam tubuh sebagai jalannya fungsi bagi sel dan aktivitas otak.
Lalu, bagaimana cara mengatasi polusi cahaya. Untuk mengurangi dampak dari polusi cahaya, bukan berarti meniadakan sama sekali pencahayaan di malam hari, karena bagaimana pun, manusia masih membutuhkan bantuan cahaya lampu untuk beraktifitas di malam hari ataupun siang hari, namun yang dapat kita lakukan adalah dengan melakukan "reduce light pollution", caranya yaitu dengan menghemat penggunaan energi, terutama malam hari...
  1. Kita bisa menggunakan cahaya lampu hanya saat dibutuhkan,
  2. Gunakan pencahayaam dengan kecerlangan yang secukupnya (watt reduction)
  3. Cahaya lampu itu sebaiknya dibuat agar sinarnya mengarah ke bawah bukan ke langit (misalnya, dengan menggunakan tudung lampu),
  4. Melakukan efisiensi pada lampu di halaman rumah, taman kota atau perkantoran. Lampu pada papan reklame bisa dimatikan jika sudah lewat tengah malam, karena aktifitas manusia semakin malam kan semakin menurun, *kecuali yang bergadang atau yang sedang dalam perjalanan jauh...
Nah, di bawah ini adalah beberapa contoh penggunaan lampu yang tidak efisien dan lampu yang lebih efisien versi langit selatan :)
Picture from here (tudungi lampu agar sinarnya berpendar ke bawah bukan ke atas)

Selain itu dengan menghemat penggunaan energi cahaya, juga dapat mereduce pandangan yang terlalu menyilaukan, seperti gambar di bawah ini...

picture from here (Pengurangan penggunaan energi membuat pencahayaan lebih sejuk dan efektif)

Sesungguhnya tanpa sadar kita sudah merampas hak benda-benda langit, serta bintang-bintang ciptaan Allah SWT, untuk menunjukkan dan memedarkan cahayanya dan untuk menyentuh setiap qalbu yang melihatnya, sehingga kita bisa langsung merasakan mukzijat serta tanda-tanda kebesaranNya yang tlah DIA ukir dalam lukisan langit malam yang indah.
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi..." (Qs Ali Imran 3:190-191)
Sungguh tak ada yang sia-sia yang telah Allah ciptakan...
Terangnya lampu di malam hari yang berlebihan telah menutup cahaya bulan dan bintang, Terlalu tingginya gedung-gedung pemancar di siang hari telah menutup sinar sang matahari yang sedang terbit atau tenggelam..Mungkin karena inilah hati kita menjadi kurang peka dalam melihat dan membaca ayat-ayatNya di alam...

*kita juga bisa berpartisipasi dalam ikut mereduksi polusi cahaya yang dimulai dari lingkungan sendiri, masih ingat kan earth hour yang dilakukan setiap satu tahun sekali (aksi mematikan lampu seluruh kota pada jam-jam tertentu), nah hal ini juga untuk mengurangi polusi cahaya....namun bagi mereka yang ingin lebih jauh mengetahui bagaimana tingkat polusi cahaya di lingkungannya, bisa klik link ini ya Globe at Night...

Suatu hari di malam yang terang akan sinar bulan dan bintang, aku ingin mengajak anakku menengadah ke langit dan merasakan indahnya Kebesaran dan Ke Maha Luasannya Allah..aamiinn...
Indahnya yaaa ^^

Jya, salaammm.....darkkkk nighttt ^^

Note: *Di dunia maya ini kami tinggalkan jejak, agar jelas kemana kami berpihak | karena Allah terus bergerak, maka kemenangan sudah telak.. (@felixsiauw)


Sumber dari :

Langit Selatan : http://langitselatan.com/2012/02/02/polusi-cahaya-kubah-cahaya-di-perkotaan/
Bosscha, ITB : http://bosscha.itb.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=28&Itemid=61
Isu Polusi Cahaya :http://forum.kompas.com/nasional/23681-polusi-cahaya-isu-dunia.html

























Comments

seperti lautan cahaya ya
Ghiee said…
iya...hehe..lautan langiit...hee ^^
ke2nai said…
padahal kl di pikir2 cahaya bintang itu lebih indah dr cahaya lampu ya.. sy juga lebih suka tidur dg lampu yg temaram aja..
Asmara Huda said…
emang lampu thu bikin masalah adj, sampai" Mr.been klo mo tidur lampunya harus ditembak ama pistol :D


nice post gann
Alfin Muhammad said…
bagusss, bangett!! :D